Photobucket

~Ya Allah, bahagiakan kami dunia akhirat bersama selamanya~

Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers
Showing posts with label g-hard for The Truth. Show all posts
Showing posts with label g-hard for The Truth. Show all posts
Saturday, April 3, 2010

,,>Setiap Kali<,,

Setiap kali mendapat nikmat

Jarangku sedari itu pemberianMu

Terkadang rasa itu kerana

Segala usaha dan penat lelahku sahaja


Setiap kali ditimpa musibah

Ku mengeluh risau tertambah gelisah

Hingga terlupa padaMu Allah

Tempat kembali segala masalah


Oh Tuhan Yang Maha Penyayang

Leraikanlah hatiku dari keluh kesah

Yang membelenggu jiwa dan fikiran

Ditambah dengan hasutan syaitan


Kurnikanlah kepadaku ketabahan

Singkapkanku hikmah segala ketentuan

Moga sinarMu berikan pedoman

Hanya padaMu segala ketetapan


Seandainya diri ini

Mampu meraih cinta dan keredhaanMu

Seandainya akulah insan yang terpilih

Ini hidupku…


“Maka apabila manusia ditimpa bencana dia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan nikmat Kami kepadanya dia berkata, “Sesunguhnya aku diberi nikmat ini hanyalah kerana kepintaranku.” Sebenarnya, itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui”

Surah Az-Zumar, ayat 49



Srikandisolehah : Terima Kasih banyak kepada sahabat saya, Fauzun & Aini..setiap tahun tak pernah miss^^,..pejam celik dah 4 tahun kita bersahabat..terlalu banyak memori untuk dikenang..jom kita cipta lagi memori untuk di kenang!

~Seinfiniti syukur ke hadratMu Ya Allah atas kurniaan ini...

Monday, December 7, 2009

,,>Keajaiban subuh berjemaah<,,

SEORANG penguasa Yahudi berkata: "Kami baru takut terhadap umat Islam jika mereka telah melaksanakan solat subuh seperti melaksanakan solat Jum'at." (Buku Misteri Solat Subuh oleh Dr Raghib As-Sirjani).

"Sungguh masjid-masjid di seluruh penjuru dunia ini merintih pedih dan mengeluh kepada Allah kerana dijauhi oleh majoriti kaum muslimin ketika solat subuh sedang dilaksanakan. Kalau bukan kerana ketentuan Allah bahawa benda-benda mati itu tidak bisa bicara, tentu manusia dapat mendengar suara rintihan dan gemuruh tangis masjid-masjid itu mengadu kepada Rabbnya Yang Agung". (Buku Keajaiban Solat Subuh oleh Dr. Imad Ali Abdus Sami Husain).

Dibalik pelaksanaan solat subuh, tersimpan rahsia yang menakjubkan. Banyak permasalahan yang bila dirujuk, bersumber dari pelaksanaan solat subuh yang dipandang ringan. Itulah sebabnya, para sahabat Nabi SAW berusaha sekuat tenaga agar tidak kehilangan waktu emas itu. Pernah suatu ketika mereka terlambat solat subuh dalam penaklukkan Benteng Tsatar. "Tragedi" ini membuat sahabat seperti Anas bin Malik selalu menangis bila mengenangnya.

Menurut sejarah, kejayaan lahir dan batin umat Islam zaman dahulu karena mereka yang melaksanakan solat subuh seperti yang ditakutkan oleh penguasa Yahudi di atas yaitu jemaahnya sama seperti solat Jum'at. Pada zaman salafus sholih, masjid-masjid selalu penuh sesak dengan orang-orang yang menunaikan solat subuh seperti tidak ada bezanya dengan saat mereka menunaikan solat Jum'at. Keadaan ini masih terlihat di tanah suci Makkah dan Madinah saat ini. Pantaslah di sana kehidupan masyarakatnya makmur, relatif aman dan harga keperluan hidup stabil sejak puluhan tahun yang silam. Misalnya harga telur, apel, ayam, pisang dan udang tetap tidak berubah sama dengan saat ini.

Sangat sayangnya Rasulullah SAW kepada pengikutnya, sampai beliau berdoa: "Ya Allah berkatilah umatku selama mereka senang bangun subuh". Dan dalam hadis lain beliau menjamin bila orang senang bangun subuh maka rezeki dan hidupnya akan berkah seperti sabda Rasulullah SAW: "Berpagi - pagilah kamu mencari segala keperluan atau hajat, karena sesungguhnya diwaktu pagi itulah terdapat berkah".

Kenapa maka solat subuh itu memperoleh perhatian utama? Sebab Allah SWT sendiri telah menegaskannya dalam Al Quran: "Dan (dirikanlah pula solat subuh). Sesungguhnya solat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)". ( Al Isra (17) ayat 78 ).

Salat subuh memang merupakan tolok ukur keimanan seseorang. Jika ada seorang mukmin-walaupun ia kerap puasa, tilawah Al Quran, berzikir atau bahkan ia seorang ustaz sekalipun, namun ia masih merasa berat untuk bangun menghadiri solat subuh berjemaah di masjid, maka ia harus banyak bermuhasabah, jangan-jangan ia termasuk dalam katagori sabda Rasulullah SAW : "Solat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah solat Isya dan solat subuh" (HR.Ahmad), demikian antara lain komentar Dr Imad Ali Abdus Sami Husain dalam bukunya "Keajaiban Salat Subuh". Hal senada juga diungkapkan oleh Dr. Raghib As-Sirjani, seperti dikatakannya: "Seorang ustaz yang tidak menjaga solat subuh dalam berjemaah, tetapi dia berbicara dan berceramah dalam sebuah majlis tentang tegaknya agama Allah dimuka bumi, Naif !".

Dasar kenyataan kedua ulama dan penulis Timur Tengah di atas, sudah pasti peristiwa yang terjadi di zaman Rasulullah SAW. Sebab bila beliau meragukan keimanan seseorang maka Nabi SAW akan menelitinya pada saat solat subuh. Apabila beliau tidak mendapati orang tadi solat subuh, maka benarlah apa yang beliau ragukan dalam hati. Ubai bin Ka'ab berkata: "Rasulullah SAW pernah solat subuh, kemudian berkata, 'Apakah kalian menyaksikan bahwa si Fulan solat?' Mereka menjawab, ' Tidak '. Beliau berkata lagi , ' Si Fulan ? '. Mereka menjawab , ' Tidak '. Maka Nabi Mulia itu berkata: "Sesungguhnya dua solat ini (subuh dan Isya) adalah solat yang berat bagi orang-orang munafik. Sesungguhnya, apabila mereka mengetahui apa yang ada dalam solat subuh dan isya, maka mereka akan mendatanginya, sekalipun dengan merangkak. (HR. Ahmad dan An-Nasai). Ibnu Umar RA pun berkata: "Ketika kami tidak melihat seseorang dalam solat subuh atau isya, kami langsung berperasangka buruk kepadanya." Dan ujar Imam Malik lagi : "Batas antara kita dengan orang-orang muanfik adalah menghadiri solat isya dan subuh, sebab orang-orang munafik tidak sanggup menghadiri kedua salat tersebut".

Diceritakan satu ketika Rasulullah SAW solat subuh di masjid Nabawi. Begitu pulang beliau mendapati putrinya Siti Fatimah masih tidur. Maka beliau pun membalikklan tubuh Fatimah dengan kakiknya, kemudian berkata: "Hai Fatimah, bangun dan saksikanlah rezeki Robbmu, karena Allah SWT. membagi-bagi rezeki para hamba antara salat subuh dan terbitnya matahari". ( HR.Baihaqi ).

Dilain waktu Rasulullah SAW menjadi imam solat subuh, Beliau tidak melihat Ali bin Abi Thalib RA. Khawatir menantunya ini sakit, beliau langsung menuju rumahnya. Ketika bertemu dengan Siti Fatimah, mendapat penjelasan bahwa sangat asyiknya Ali, suaminya beribadah malam, maka solat subuh dilakukan di rumah. Rasulullah SAW kemudian berkata: "Solat subuh yang dilakukan secara berjemaah (di masjid), lebih bagus daripada ibadah yang dilakukan seseorang sepanjang malam di rumah".

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: "Barangsiapa yang melaksanakan salat isya secara berjemaah , maka ia seperti salat malam separuh malam. Dan barangsiapa yang melaksanakan salat subuh secara berjemaah, maka ia seperti salat malam satu malam penuh". Sehingga Ibnu Umar RA pun menegaskan: "Sungguh, aku bisa melaksanakan salat subuh secara berjemaah, itu lebih aku sukai daripada salat malam semalam suntuk". Sudah pasti yang paling baik adalah istiqamah salat malam di rumah sesuai kemampuan dan ditutup dengan salat subuh secera berjemaah di masjid..
Wallahualam.**
Saturday, November 14, 2009

,,>Langkah Tercipta<,,

Semalam aku kelukaaan
Kecewa kehambaan mencalar ketabahan
Mimpi yang sering ku harapkan
Mejadi kenyataan
Namun tak kesampaian

Allah...
Ingin ku hentikan
Langkah ini
Bagai tak mampu
Untuk ku bertahan
Semangat tenggelam
Lemah daya harusku aku merana
Namun jiwa ku berbisik
Inilah dugaan

Dan mataku kini terbuka
Pada hikmah dugaan
Uji keimanan
Dan bila dilontarkan ujiaan
Diluar kekuatan setiap diri insan

Allah...
Pimpinlah diri ku
Untuk bangkit semula
Meneruskan langkah
Perjuangan ini
Cekalkan hati
Dan semangatku
Kurniakan ketabahan...

Agar mimpi jadi nyata
PadaMu ku meminta
Daku mohon Agung kudratMu
Wahai Tuhan Yang Satu
Segalanya dariMu…

musyid: UNIC
album: Langkah Tercipta

Thursday, January 1, 2009

,,,>Jihad Fi Sabilillah<,,,

MERAH SAGA
Saat langit berwarna merah saga
Dan kerikil perkasa berlarian
Meluncur laksana berpuluhan peluru
Terbang bersama teriakan takbir

Semua menjadi saksi
Atas langkah keberanianmu
Kita juga menjadi saksi
Atas keteguhanmu

Ketika yahudi
Yahudi membantaimu
Merah berkesimbah di tanah air mu
Mewangi harum genangan darah mu
Membebaskan bumi jihad Palestina
Perjuangan telah kau bayar dengan jiwa
Syahid dalam cintaNya

“Ya Allah, kami letakan Kamu di batang leher musuh kami, dan kami berlindung dengan Mu dari kejahatan mereka, Ya Allah leburkan kumplan mereka, kacau-bilaukan persatuana mereka, cerai-beraikan persatuan mereka, cerai-beraikan pakatan mereka, goncangkan perdirian mereka, hantarkan anjing-anjing kam ke atas mereka, wahai Tuhan Yang Gagah Perkasa, wahai Tuhan Yang Bersifat Murka, Ya Allah, Ya Allah, Ya Allah, wahai Yuhan Yang Menurunkan Al-Quran, wahai Tuhan Yang Mengarakkan awan, wahai Tuhan Yan Menewaskan Bala Tentera Ahzab, kalahkan mereka, menangkanlah kami ke atas mereka…Amin ”

Ayuh sahabat-sahabat sekalian, bersama kita mendoakan kemenangan dan keselamatan saudara-saudara kita. Terlalu besar jihad mereka jika dibanding dengan jihad kita.

Di saat kita berteriak bersorakan menyambut kedatangan tahun baru, saudara-saudara kita di sana sedang bersedihan dengan apa yang menimpa mereka.

Di saat kita mendengar dentuman-dentuman mercun dan bunga api di malam tahun baru, saudara-saudara kita sedang melihat mendengar pertempuran senjata api para mujahidin menentang musuh-musuh Islam sehingga ada yang tercedera lalu syahid. Syahid fi sabillah. Subhanallah.

Gerakkan diri dengan solat hajat berserta Qunut Nazilah, solat jenazah ghaib dan membaca Al-Quran berjemaah(Surah Al-Mulk,Taubah @ Anfal). Khas untuk memohon kemenangan kepada mujahidin, kesabaran pada umat iSlam dan kehancuran Israel serta golongan murtaddin dan munafiqin yang bersama mereka.
Sunday, December 28, 2008

,,> Perjuangan Telah Tiba <,,

SANAKHOODU
Sana'khoodu Ma`arikana Ma`ahum
We'll take our fights with them
Wa sanam dhiJi moo`an Narda`uhum
We'll go as groups to stop them
Wa nu`eedul haqqal mug-tasaba
We'll return our slain rights (territories)
Wa bi kullil quwwati Nad-nothing` uhum
With all force we'll push them out
Sana'khoodu Ma`arikana Ma`ahum
We'll take our fights with them
Wa sanam dhiJi moo`an Narda`uhum
We'll go as groups to stop them
Wa nu`eedul haqqal mug-tasaba
We'll return our slain rights (territories)
Wa bi kullil quwwati Nad-nothing` uhum
With all force we'll push them out
Wa bi kullil quwwati Nad-nothing` uhum
With all force we'll push them out
Bisilaahil haqqil battari
By the weapon of truth (meaning that they are the people who have the right, the right will always go back to its owners one day, no matter how long wrong lasts)
Sanu harriru ardhal ahraari
We'll free the land of the frees (meaning that their dignity always made them free)
Wanu`eedul tuhraa ilal qudsi
We'll return the pureness of Islam to Al-Quds (meaning it wasn't pure under non Muslim leadership)
Min Ba`didh-dhuli wadhal `aree
After our weakness our humiliation
Bisilaahil haqqil battari
By the weapon of truth (meaning that they are the people who have the right, the right will always go back to its owners one day, no matter how long wrong lasts)
Sanu harriru ardhal ahraari
We'll free the land of the frees (meaning that their dignity always made them free)
Wanu`eedul tuhraa ilal qudsi
We'll return the pureness of Islam to Al-Quds (meaning it wasn't pure under non Muslim leadership)
Min Ba`didh-dhuli wadhal `aree
After our weakness our humiliation
Min Ba`didh-dhuli wadhal `aree
After our weakness our humiliation
Sana'khoodu Ma`arikana Ma`ahum
We'll take our fights with them
Wa sanam dhiJi moo`an Narda`uhum
We'll go as groups to stop them
Wa nu`eedul haqqal mug-tasaba
We'll return our slain rights (territories)
Wa bi kullil quwwati Nad-nothing` uhum
With all force we'll push them out
Wa bi kullil quwwati Nad-nothing` uhum
With all force we'll push them out
Wa sanamdhi Nadukkum-Ma' aqilahum
We'll carry on bring down their fortresses
Bi dawyyin Daamin Yuqliquhum
With strong sounds that will scare them
Wa sanam hul `ara' Bi`ayy-deena
We'll erase our humiliation by our own hands
Wa biqullil quwwati Narda'uhum
With all force we'll stop them
Wa sanamdhi Nadukkum-Ma' aqilahum
We'll carry on bring down their fortresses
Bi dawyyin Daamin Yuqliquhum
With strong sounds that will scare them
Wa sanam hul `ara' Bi`ayy-deena
We'll erase our humiliation by our own hands
Wa biqullil quwwati Narda'uhum
With all force we'll stop them
Wa biqullil quwwati Narda'uhum
With all force we'll stop them
Sana'khoodu Ma`arikana Ma`ahum
We'll take our fights with them
Wa sanam dhiJi moo`an Narda`uhum
We'll go as groups to stop them
Wa nu`eedul haqqal mug-tasaba
We'll return our slain rights (territories)
Wa bi kullil quwwati Nad-nothing` uhum
With all force we'll push them out
Wa bi kullil quwwati Nad-nothing` uhum
With all force we'll push them out
Lan Nardha Bijuz-in Muhtallin
We'll never accept a slain part of our lands
Lan Natruka Shibral-lildh- dhulli
We'll never leave out a bit of our land for them to humiliate us with.
Satamourul ardhu Wa tahriquhum
The Earth will burst in flames and burn them
Fardhi Baraakeenun Taghli
In Earth there is volcanoes that are boiling (he's pointing to how much Muslims have in their hearts from having their lands slain rights taken)
Lan Nardha Bijuz-in Muhtallin
We'll never accept a slain part of our lands
Lan Natruka Shibral-lildh- dhulli
We'll never leave out a bit of our land for them to humiliate us with.
Satamourul ardhu Wa tahriquhum
The Earth will burst in flames and burn them
Fil ardhi Baraakeenun Taghli
In Earth there is volcanoes that are boiling (he's pointing to how much Muslims have in their hearts from having their lands slain rights taken)
Fil ardhi Baraakeenun Taghli
In Earth there is volcanoes that are boiling (he's pointing to how much Muslims have in their hearts from having their lands slain rights taken)
p/s: moga dapat naikkan semangat kita semua. salam perjuangan buat semua^_^

,,^Sharing Is Caring^,,